SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Upaya menciptakan ruang belajar yang bermanfaat bagi generasi muda kembali dilakukan Ditpolairud Polda Jambi. Melalui program pembinaan masyarakat, instansi ini menggelar pelatihan keterampilan pangkas rambut bagi para remaja di Permukiman Pulau Pandan, Kota Jambi, pada Kamis (20/11/25). Kegiatan ini menjadi langkah konkret polisi air dalam menghadirkan pembinaan praktis yang dapat membuka peluang ekonomi di masa depan.
Pelatihan berlangsung di Rumah Baca Bhayangkara Bahari Ditpolairud Polda Jambi yang berlokasi di RT 31, Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kota Jambi. Sejak pagi, para peserta yang mayoritas remaja tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan instruktur yang telah disiapkan.
Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dan bernilai ekonomi.
“Pelatihan ini kami berikan sebagai bekal keterampilan bagi adik-adik remaja di Pulau Pandan agar memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan di masa depan. Harapan kami, kegiatan positif seperti ini dapat membuka peluang usaha dan menumbuhkan kepercayaan diri mereka,” ujar Kombes Pol Agus Tri Waluyo.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya mempelajari teknik dasar memangkas rambut, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai etika pelayanan, standar kebersihan peralatan pangkas, serta wawasan tentang peluang bisnis barbershop yang kian berkembang di berbagai daerah. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong para remaja untuk melihat potensi usaha yang dapat mereka kembangkan secara mandiri.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para remaja terlihat aktif bertanya, mencoba teknik pemotongan, hingga mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Antusiasme tersebut menjadi indikator kuat bahwa program ini diterima dengan baik dan memberi dampak positif bagi komunitas setempat.
Dengan pelatihan ini, Ditpolairud Polda Jambi kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai penjaga keamanan perairan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi generasi muda. Program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak remaja di wilayah lain.
































